Kedisiplinan dan Integritas:...
20 April 2026
DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, DAN KELUARGA BERENCANA
Kabupaten Sidoarjo
SIDOARJO – Dalam upaya mewujudkan kependudukan yang tumbuh seimbang dan berkualitas, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kabupaten Sidoarjo menggelar kegiatan Sosialisasi Peningkatan Ketahanan Keluarga sebagai Upaya Pengendalian Penduduk yang Efektif Tahun 2026. Acara yang berlangsung pada Jumat, 3 April 2026 ini menjadi momentum krusial dalam memperkuat fondasi keluarga di Kabupaten Sidoarjo.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas P3AKB Kabupaten Sidoarjo, Ibu Heni Kristiani, didampingi oleh tokoh penting lainnya, yaitu Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo, Bapak Dhamroni Chudlori, serta Bapak H. Sutadji.
Dalam sambutannya saat membuka acara, Kepala Dinas P3AKB menekankan bahwa pengendalian penduduk tidak hanya bicara tentang angka kelahiran, tetapi lebih kepada kualitas hidup individu di dalamnya.
"Ketahanan keluarga adalah benteng utama. Keluarga yang tangguh secara ekonomi, pendidikan, dan kesehatan akan lebih mudah merencanakan masa depannya, sehingga pengendalian penduduk dapat berjalan secara alami dan efektif," jelas beliau.
Hadir sebagai narasumber, Bapak Dhamroni Chudlori memberikan sudut pandang dari sisi kebijakan dan pengawasan. Beliau menegaskan komitmen legislatif dalam mendukung program-program kependudukan di Sidoarjo melalui penguatan regulasi dan anggaran yang berpihak pada kesejahteraan keluarga.
Sementara itu, Bapak H. Sutadji turut memberikan penguatan mengenai pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan tokoh masyarakat. Menurutnya, sosialisasi ini harus mampu menyentuh akar rumput agar pemahaman mengenai keluarga berencana dan ketahanan keluarga menjadi gerakan bersama, bukan sekadar program administratif.
Beberapa poin utama yang dibahas dalam sosialisasi ini meliputi:
Optimalisasi Delapan Fungsi Keluarga: Sebagai landasan menciptakan generasi emas yang berkualitas.
Pencegahan Stunting dari Hulu: Mengaitkan ketahanan keluarga dengan kesehatan reproduksi dan pola asuh yang tepat.
Literasi Kependudukan: Memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai dampak ledakan penduduk terhadap daya dukung lingkungan dan sosial di Sidoarjo.
Kegiatan yang diikuti oleh berbagai elemen masyarakat dan kader ini diharapkan dapat melahirkan agen-agen perubahan di tingkat desa/kelurahan. Dengan keluarga yang berencana dan berketahanan, Kabupaten Sidoarjo optimis dapat mengendalikan laju pertumbuhan penduduk sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusianya menuju masa depan yang lebih sejahtera.