DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, DAN KELUARGA BERENCANA
Kabupaten Sidoarjo

Penduduk makin padat, tapi kualitas keluarga sudah meningkat belum? 🤔 Ternyata, kunci Sidoarjo hebat bukan cuma soal angka, tapi soal ketahanan dari dalam rumah!

  • 27 Februari 2026
  • 5 kali

SIDOARJO – Ketahanan keluarga kembali menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk yang berkualitas. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB), kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Ketahanan Keluarga sebagai Upaya Pengendalian Penduduk Tahun 2026 sukses digelar dengan semangat kolaborasi yang kuat.

Kegiatan ini menjadi sangat strategis karena dihadiri dan didukung penuh oleh Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo, Bapak H. Sullamul Hadi Nurmawan, yang akrab disapa Gus Wawan. Kehadiran tokoh legislatif ini mempertegas komitmen daerah dalam membangun sumber daya manusia yang bermula dari unit terkecil, yaitu keluarga.

Ketahanan Keluarga: Solusi Hulu Pengendalian Penduduk

Dalam pembukaan acara, disampaikan bahwa pengendalian penduduk bukan lagi sekadar soal pembatasan jumlah kelahiran, melainkan bagaimana menciptakan keluarga yang mandiri, sehat, dan memiliki perencanaan hidup yang matang.

“Keluarga yang memiliki ketahanan kuat—baik secara ekonomi, pendidikan, maupun fungsi sosial—secara otomatis akan mampu merencanakan jumlah anggota keluarganya dengan lebih bijak. Inilah kunci pengendalian penduduk yang efektif di masa depan,” ujar narasumber di sela-sela kegiatan.

Dukungan Legislatif untuk Program Bangga Kencana

Bapak H. Sullamul Hadi Nurmawan dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan penganggaran di DPRD dengan implementasi program di lapangan. Beliau menyatakan bahwa peningkatan kapasitas melalui Bimtek seperti ini sangat krusial agar para pengelola program dan kader memiliki bekal yang cukup dalam mengedukasi masyarakat.

Menurut Gus Wawan, investasi terbaik bagi Kabupaten Sidoarjo adalah investasi pada pembangunan karakter dan ketahanan keluarga, karena dari keluarga yang kuatlah akan lahir generasi Sidoarjo yang kompetitif dan berakhlak mulia.